Bagaimana Pengaruh Pemakaian Masker Secara Berkala Pada Kesehatan Tubuh ?
Dalam jangka panjang memang pemakaian masker diyakini dapat memiliki efek tersendiri bagi kesehatan. Salah satunya adalah yang menyebabkan pasokan oksigen dalam darah berkurang. Efek samping dalam penggunaan masker itu sendiri dalam jangka waktu yang lama dapat beragam di setiap orang.
Ada beberapa daripada dampak yang seringkali ditimbulkan daripada penggunaan masker dalam jangka waktu yang lama semisal adalah sakit kepala, meningkatkan resistensi saluran napas, hipoksia, akumulasi karbondioksida, sampai dengan komplikasi serius yang dapat mengancam jiwa seseorang yang memakainya.
Variasi dari pada efek samping tersebut tentunya tergantung dari pada masker yang digunakannya. Apakah masker itu masker kain, masker sekali pakai ataupun masker respirator N95.
Ada beberapa laporan yang telah diterima oleh petugas kesehatan balasannya petugas kesehatan yang menggunakan masker N95 ini mengalami sakit kepala. Hal tersebut dilihat dari seberapa lama sakit kepala tersebut dihinggapinya, jenis sakit kepala dan apakah memang mempunyai sakit kepala sebelumnya.
Pada penelitian tersebut memang yang telah dikemukakan jikalau penggunaan masker N95 ini telah berdampak pada sekitar pekerjaan, mereka mengalami sakit kepala. Walaupun memang tali tekanan ataupun pengikat tersebut sering dianggap sebagai salah satu penyebab potensial, tapi bukti menguatkan lainnya yang membuat masker penyebab sakit kepala adalah berkurangnya oksigen yang ada di dalam darah atau peningkatan karbondioksida dalam darah.
Apabila dipakai selama berjam-jam memang masker N95 ini dapat mengurangi oksigenisasi darah sebanyak 20%.
Inilah yang menyebabkan hilangnya kesadaran pada diri seseorang seperti halnya dapat menyebabkan pingsan dan yang lainnya yang berdampak negatif. Bahkan efek yang paling buruk nya bisa menyebabkan kematian.
Ada penelitian yang menunjukkan jikalau dari 159 petugas kesehatan yang berusia diantara 21 dan 35 tahun ditemukan bahwa 81% mengalami sakit kepala ketika menggunakan masker. Studi ini Tentunya mengukur oksigen di dalam darah dari 53 ahli bedah yang digunakan oximeter sesudah dan sebelum operasi dilakukan.
Para peneliti tersebut telah menemukan bagaimana penggunaan masker dapat mengurangi kadar oksigen darah secara signifikan. Semakin lama penggunaannya maka semakin besar juga penurunan kadar oksigen dalam darah.

Posting Komentar